Dari makalah yang berjudul“ Gerakan Pemurnian Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab “, setelah saya baca dan menganalisis makalah tersebut bahwa dapat saya simpulkan Gerakan Wahabi bertujuan untuk memperbaiki kedudukan umat Islam dan timbul bukan sebagai reaksi terhadap suasana politik seperti yang terdapat di kerajaan turki Usmani dan kerajaan Mughal, tetapi sebagai reaksi terhadap tauhid yang terdapat dikalangan umat Islam pada masa itu. Gerakan Wahabi juga bertujuan untuk mengembalikan kemurnian, tauhid, dan kuburan-kuburan yang banyak dikunjungi dengan tujuan mencari syafa’at.
Selain dari sisi isi ada beberapa kalimat yang tidak
| Kata tidak Baku Hairan Maqam Tengah Kada Kadar Praktek Ibadat | Kata Baku Heran Makam Telah Qodho Qodhar Praktik Ibadah |
Adapun Kata-kata yang rancu dalam makalah tersebut seperti :
Dicetuskan → Dikemukakan
Walau → Walaupun
Tahyul → Mitos
Manakala → Apabila
Sokongan → Penghargaan
Kental → Melekat
Soal → Masalah
Dalam Bahasa Indonesia terdapat”Penghematan Kata”, dan kalimat-kalimat yang digunakan dalam suatu pembuatan makalah biasanya mempunyai variasi yang sangat banyak.
1. pada halaman 9 paragraf kedua “ yang dimaksud dengan Islam asli yaitu Islam sebagai “ padahal cukup dengan yaitu Islam.
2. Pada halaman 8 paragraf kedua “ Pada sisi lain mereka adalah” seharusnya “ Disisi lain mereka adalah “
3. Halaman 8 pada paragraf pertama “ membagi tauhid dalam hubungannya dengan ibadah empat bagian”, seharusnya “ Hubungan antara tauhid dengan ibadah dapat dibagi menjadi empat bagian “
Tanda titik digunakan pada akhir kalimat yang tidak dapat lagi membutuhkan suatu penjelasan atau pengembangan dari Induk kalimat. Akan tetapi ada beberapa tanda baca yang kurang tepat penyimpanannya diantaranya tanda titik pada halaman 8.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar